- Back to Home »
- Belajar Visual Basic , Contoh Visual Basic , Mahir Visual Basic , Materi Visual Basic , Menguasai Visual Basic , Pemrograman Visual Basic »
- Program Konversi Warna Dengan Visual Basic
Posted by : DG Comic
Saturday, August 1, 2015
Anda
tentunya sudah mengenal istilah balok gulung atau Scroll Bar. Kalau Anda
menggunakan perangkat lunak pengolah kata misalnya, maka jika tulisan yang Anda
buat cukup panjang, maka pada bagian kanan jendela pengolah kata tersebut akan
muncul sebuah balok yang dapat Anda naik turunkan untuk mencapai bagian dari
halaman-halaman tertentu yang akan Anda cari. Nah, itulah yang disebut balok
gulung. Di Visual Basic juga dikenal adanya kontrol balok gulung. Hanya saja,
kontrol balok gulung ini bukan merupakan bagian dari suatu jendela tertentu
seperti contoh pengolah kata tadi, melainkan merupakan kontrol yang dapat
berdiri sendiri. Kadangkala ada kontrol tertentu yang memunculkan balok gulung,
tetapi balok gulung tersebut bukan merupakan kontrol balok gulung. Misalnya
Anda membuat suatu listbox yang memiliki daftar cukup panjang, akan tetapi
ukuran dari listbox tersebut agak kecil, maka kontrol listbox tersebut otomatis
akan memunculkan sebuah balok gulung, karena tidak mampu menampung daftar yang
dikandungnya, tetapi balok gulung tersebut bukan kontrol balok gulung.
gambar 1
Perhatikan gambar 1. Pada gambar
tersebut, balok gulung yang muncul pada kontrol listbox bukan merupakan kontrol
balok gulung, tetapi balok gulung tersebut muncul semata-mata karena listbox
tidak mampu menampung seluruh isi yang dikandungnya.
Kontrol balok gulung pada Visual
Basic cukup berguna untuk mengatur atau menunjukkan posisi suatu jangkauan
nilai tertentu. Maksudnya begini, misalnya ada sebuah jangkauan nilai dari 0
sampai dengan 10, maka jika posisi balok terletak di paling kiri berarti
nilainya adalah 0, jika di tengah berarti nilainya adalah 5, jika di paling
kanan maka nilainya adalah 10. Itu jika balok gulungnya horisontal. Jika
vertikal maka dapat berarti jika posisi balok ada di paling bawah berarti
bernilai 0 dan paling atas bernilai 10.
Untuk
menambah pemahaman tentang penggunaan kontrol balok gulung ini, akan diberikan
contoh sebuah program konversi warna.
Program ini ditujukan untuk
membantu menentukan warna berdasarkan angka heksadesimal dalam perancangan
halaman HTML. Memang sekarang ini sudah banyak perangkat lunak yang dapat
merancang halaman HTML secara visual dan dengan perangkat tersebut, warna-warna
yang diinginkan tinggal dipilih dengan mengklik tombol mouse saja. Namun ada kalanya
perancangan halaman HTML harus dilakukan secara teks dengan menuliskan tag-tag
HTMLnya, misalnya untuk perancangan halaman HTML yang menggunakan bahasa skrip
ASP atau PHP. Nah, pada keadaan seperti itu, program ini akan memiliki manfaat.
Sekarang mari kita buat program
ini. Rancanglah form seperti gambar 2. Setelah selesai dengan perancangan form,
ubahlah properti dari beberapa kontrol sebagai berikut:
gambar 2
|
Kontrol
|
Properti
|
Nilai
|
|
Form
|
(Name)
|
frmWarna
|
|
Caption
|
Konversi Warna
|
|
|
Text box 1
|
BackColor
|
&H00000000& (Warna Hitam)
|
|
Text box 2
|
Text
|
00
|
|
Text box 3
|
Text
|
00
|
|
Text box 4
|
Text
|
00
|
|
Label 1
|
Caption
|
Red
|
|
Label 2
|
Caption
|
Green
|
|
Label 3
|
Caption
|
Blue
|
|
HScroll 1
|
LargeChange
|
20
|
|
Max
|
255
|
|
|
Min
|
0
|
|
|
Small Change
|
1
|
|
|
HScroll 2
|
LargeChange
|
20
|
|
Max
|
255
|
|
|
Min
|
0
|
|
|
Small Change
|
1
|
|
|
HScroll 3
|
LargeChange
|
20
|
|
Max
|
255
|
|
|
Min
|
0
|
|
|
SmallChange
|
1
|
|
|
Command button 1
|
Caption
|
E&xit
|
Properti dari balok gulung yang
diubah di atas memiliki pengertian sebagai berikut:
·
LargeChange: perubahan nilai yang terbesar
karena bergesernya balok adalah sebesar 20 angka.
·
Max: nilai maksimum dari balok gulung adalah
255.
·
Min: nilai minimum dari balok gulung adalah 0.
·
SmallChange: perubahan nilai yang terkecil
karena bergesernya balok adalah sebesar 1 angka.
Perubahan nilai tersebut dapat
dicapai dengan cara sebagai berikut:
·
Jika digunakan panah atas/bawah atau kiri/kanan
pada keyboard untuk menggeser balok, ataupun dengan mengklik tanda segitiga di
kanan/kiri kontrol balok gulung, maka yang didapat adalah perubahan nilai yang
terkecil, yaitu 1.
·
Jika digunakan tombol PageUp/PageDown untuk
menggeser balok, maka yang didapat adalah perubahan nilai yang terbesar, yaitu
20.
·
Perubahan nilai adalah bebas jika balok gulung
digeser-geser dengan cara didrag oleh mouse.
Kode pemrograman untuk program di
atas diberikan pada listing 1.
|
Listing 1. Program konversi warna
Private Sub Command1_Click()
End
End Sub
Private Sub HScroll1_Change()
warna 'memanggil
prosedur warna
n =
Hex$(HScroll1.Value)
pj =
Len(n)
If pj = 1
Then
n
= "0" & n
End If
Text2.Text
= n
End Sub
Private Sub HScroll2_Change()
warna 'memanggil
prosedur warna
n =
Hex$(HScroll2.Value)
pj =
Len(n)
If pj = 1
Then
n
= "0" & n
End If
Text3.Text
= n
End Sub
Private Sub HScroll3_Change()
warna 'memanggil
prosedur warna
n =
Hex$(HScroll3.Value)
pj =
Len(n)
If pj = 1
Then
n
= "0" & n
End If
Text4.Text
= n
End Sub
|
Pada kode
program tersebut, terdapat sebuah prosedur buatan sendiri bernama warna. Untuk
menambahkan prosedur tersebut, akan digunakan sebuah modul terpisah. Cara untuk
menambahkan sebuah modul terpisah adalah sebagai berikut:
- Klik
kanan pada project window.
- Pada
menu yang muncul pilih add.
- Pilih
module.
- Jika
muncul kotak dialog, pilih module, lalu klik open.
Setelah Anda melakukan langkah-langkah di atas, akan
muncul sebuah jendela yang mirip dengan jendela di mana kita memasukkan kode
program. Pada jendela tersebut tuliskan kode program seperti tertulis pada
listing 2.
|
Listing 2. Prosedur warna
Public Sub warna()
frmWarna.Text1.BackColor
= RGB(frmWarna.HScroll1.Value, _
frmWarna.HScroll2.Value,
frmWarna.HScroll3.Value)
End Sub
|
Keterangan dari kode program di
atas adalah sebagai berikut:
Prosedur Private Sub
Command1_Click() merupakan prosedur yang digunakan untuk menutup/menghentikan
program.
Prosedur Private Sub
HScroll1_Change(), Private Sub HScroll2_Change(), dan Private Sub
HScroll3_Change() memiliki fungsi yang sama, yaitu jika nilai dari balok gulung
yang bersangkutan berubah (karena digeser), maka prosedur warna akan dipanggil.
Kemudian nilai dari balok geser tersebut dikonversikan menjadi heksadesimal dan
ditampung dalam variabel n. Jika variabel n hanya terdiri dari satu karakter,
maka didepannya akan diberi angka nol. Setelah itu nilai n akan ditampilkan
pada text2, text3, atau text4 sesuai dengan balok gulungnya.
Prosedur warna akan memberi warna
latar belakang text1 sesuai dengan nilai HScroll1, HScroll2, dan HScroll3 yang
diubah ke nilai RGB (Red, Green, Blue).
Running program tersebut adalah
sebagai berikut:
Dengan menggeser-geser balok gulung
yang ada, maka angka-angka pada text box yang bersangkutan akan berubah sesuai
dengan warna yang nampak pada text box warna. Misalnya text box red akan
mempunyai angka 03, green 25, dan blue AB, maka warna yang nampak tersebut akan
memiliki bilangan heksadesimal 0325AB. Bandingkan dengan gambar 3.
gambar 3


